Pages

SELAMAT DATANG

semoga bermanfaat untuk kita semua

Rabu, 30 Desember 2009

Struktur Organisasi Fungsional dalam Dunia Pendidikan

Struktur organisasi fungsional adalah organisasi yang mendesain struktur berdasar fungsi-fungsi yang ada dalam suatu organisasi/divisi/sub divisi. Misal fungsi niaga, fungsi SDM dan fungsi teknik.
Organisasi ini menekankan pentingnya kerjasama antar fungsi yang ada. Struktur ini cukup baik dijalankan dalam organisasi yang stabil.
Organisasi ini mempunyai keburukan seperti para pengajar terkadang akan bingung karena mendapat perintah dari beberapa atasan. Para Pengajar dipilih karena keahliannya sehingga terkadang bersikap arogan kerena merasa hebat,hal seperti ini dapat menimbulkan suatu perpecahan dalam organisasi.
Adanya sikap solidaritas yang terlalu berlebihan, sehingga dapat menimbulkan perpecahan dalam bekerja sama. Solidaritas seperti ini ditimbulkan dari staf yang merasa memiliki kemampuan yang sama bersatu dan memisahkan diri dari organisasi sebenarnya.
Organisasi Fungsional sebenarnya baik dijalankan dalam pendidikan namun dibutuhkan suatu pimpinan dan pengawasan yang kuat.

Minggu, 29 November 2009

Konflik antar karyawan dalam perusahaan

Konflik berasal dari kata kerja latin configure yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Permasalahan atau konflik yang terjadi antara karyawan atau karyawan dengan atasan yang terjadi karena masalah komunikasi harus di antisipasi dengan baik dan dengan system yang terstruktur. Karena jika masalah komunikasi antara atasan dan bawahan terjadi bias-bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya mogok kerja, bahkan demo.
Namun tidak banyak juga konflik yang terjadi karena kondisi internal karyawan itu sendiri. Akibat saling ejek atau persaingan untuk menduduki suatu jabatan contohnya. Cara-cara yang mungkin digunakan untuk mengatasinya :
1. Membentuk suatu system informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi. Misalnya, dengan membuat papan pengumungan atau pengumuman melalui loudspeaker.
2. Buat komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan menjadi lancer dan harmonis, misalnya dengan membuat rapat rutin, karena dengan komunikasi yang dua arah dan intens akan mengurangi masalah di lapangan
3. Beri pelatihan dalam hal komunikasi kepada atasan dan karyawan, pelatihan akan memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam organisasi dan meminimalkan masalah dalam hal komunikasi

konflik yang merupakan kerikil kecil dalam perjalanan sebuah perusahaan

Dalam sebuah perusahaan terdapat beberapa factor penting yg harus ada, diantaranya adalah atasan yang di katakan sebagai manajer yang mempunyai wewenang dalam pengawasan perjalanan sebuah perusahaan serta karyawan yang tingkatannya lebih rendah dari atasan atau manajer. Perusahaan bisa dikatakan sebuah organisasi dalan bentuk besar yang mempunyai tujuan bersama untuk menghasilkan laba atau untuk tujuan yang lain, tapi yang patut di garis bawahi adalah perusahaan juga merupakan wadah yang terdiri dan tercipta dari berbagai individu yang menpunyai skill atau keahlian di bidang masing-masing. Dari berbagai individu inilah dapat timbul yang dinamakan konlik. Konflik merupakan suatu hal yang dinamis dan bukannya hal yang statis atau tetap. Karena konflik dapat diredam atau di seleseikan.

Konfilk yang terjadi dalam sebuah perusaaahn biasanya terlihat jika ada rapat yang membahas sesuatu,masalah tender atau intern perusahaan tersebut, konflik tersebut terjadi antar individu ke individu Ada pula dari bawahan ke atasan, biasanya konflik ini adalah konflik yang terjadi antar kelompok dengan individu jika dilirik masalah yang di permaslahkan adalah tentang pekerjaan mereka,tentang kesejahteraan pegawai atau karena procedural yang berubah dalam perusaahaan yang bawahan tidak suka,semua karena keputusan atasannya. Hal ini yang memicu adanya konflik intern perusahaan dan mengakibatkan adanya demo pegawai karena sekumpulan pegawai tersebujt pasti maerasakan hal-hal yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya.

Persepsi berkaitan erat dengan perasaan. Persepsi dan perasaan yang menyebabkan orang untuk melakukan suatu bentuk reaksi, dan reaksi yang di timbulkan oleh karyawan tersebut adalah dengan berdemo. Hal ini dapat menyebabkan konflik yang lebih besar . Conflict resulation atau hasil suatu konflik dapat muncul dengan berbagai macam cara. Kedua belah pihak mungkin dapat berunding untuk mencapai suatu persetujuan bersama yang mengakhiri konflik tersebut. Atau mulai mengambil langkah-langkah untuk mencegah konflik agar tidak timbul di masa yang akan datang.

Berunding memang salah satu cara untuk menyelesaikan konflik terlebih untuk kasus perusahaan yang seperti ini. Dan jika konflik terselesaikan biasanya ada rasa yang tertinggal. Terkadang persaan lega dan harmoni yang terjadi, seperti terciptnya kebijakan baru yang di hasilkan di harapkan dapat menjernihkan persoalan penyebab konflik.

Maka daripada itu dalam senuah perusahaan, sang atasan atau manajer dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi,kemampuan menganalisa masalah,mendiagnosis masalah atau fakto-faktir yang dapat menyebabkan konflik dengan keputusan yang tepat.

Pada akhirnya, orang bisa menangani konflik dengan berbagai cara tetapi dengan pendekatan yang menghasilkan resolusi lah,cara yang mungkin terbaik dalam penyelesainnya. Seperti berunding,yang telah katakan diatas tadi.

konfik dalam organisasi

Manusia adalah mahluk social yang cenderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasikan semuanya untuk mencapai suatu tujuan. Tetapi kemanpuan yang dimiliki oleh manusia itu terbatas,hal inilah yang menybabkan manusia melakukan kerjasama,hal ini pula yng menyebabkan manusia hidup dalam organisasi.
Bisa kita kaji terlebih dahulu bahwasannya organisasi itu memiki beberapa definisi yang banyak diungkapkan oleh para ahli,karena organisasi disini dipandang dari berbagai perspektif. Dari buku yang pernah saya baca, ada beberapa definisi dari organisasi tersebut,diantaranya diungkapkan oleh :
Cyril Soffer, beliau mendefinisikan bahwa Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peranan tertentu dalam suatu system kerja dan dalam pembagian perkerjaan itu di perinci menjadi tugas-tugas,di bagikan di antara pemegang peranan dan kemudian di gabung dalam beberapa bentuk hasil.
Dari definisi diatas dapat diambil beberapa hal yang penting bahwa dalam organisasi terdapat berbagai macam orang. Disini saya akan menghubungkan dengan konflik. Mengapa demikian ? karena konflik adalah suatu hal yang pasti akan terjadi di dalam semua kegiatan kehidupan yang dil;akukan oleh manusia.
Perlu di ketahui pula definisi dari konflik itu sendiri. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Oleh sebab itu,dikarenakan suatu kewajaran maka konflik pasti akan terjadi dalam suatu interaksi. Dan interaksi ini biasa terjadi dalam suatu organisasi. Orgabnisasi ini adalah suatu wadah yang akan menggambungkan semuanya termasuk konflik di dalanya dan mencapai sebuah keputusan dengan hasil yang di harapkan baik untuk bersama.
Sebagai contoh kecil adalah oraganisasi kemasyarakatan yang pernah saya temui,
Organisasi ini terkumpul dari beberapa pemuda yang ada dalam wilayah rumah. Terkadang untuk menyimpulkan keputusan dalam sbuah rapat untuk membuat acara tertentu, kita perlu adu argument karena cara kita masing-masing berbeda, ini di karenakan pemikiran kita berbeda. Hal ini bisa di katakan adanya konfik kecil yang terjadi tetapi selalu saja ada cara untuk menengahi semua konflik antar individu sperti ini.
Hal ini cocok dengan teori sebab akibat tentang konflik yang pernah saya baca. Para pakar teori telah mengklaim bahwa pihak-pihak yang berkonflik dapat menghasilkan respon terhadap konflik; pengertian terhadap hasil tujuan kita dan pengertian terhadap hasil tujuan pihak lainnya. Skema ini akan menghasilkan sebagai berikut:
• Pengertian yang tinggi untuk hasil kedua belah pihak akan menghasilkan percobaan untuk mencari jalan keluar yang terbaik.
• Pengertian yang tinggi untuk hasil kita sendiri hanya akan menghasilkan percobaan untuk "memenangkan" konflik.
• Pengertian yang tinggi untuk hasil pihak lain hanya akan menghasilkan percobaan yang memberikan "kemenangan" konflik bagi pihak tersebut.
• Tiada pengertian untuk kedua belah pihak akan menghasilkan percobaan untuk menghindari konflik.

Senin, 09 November 2009

motivasi

Motivasi adalah seni membuat orang melakukan apa yang Anda inginkan untuk mereka lakukan, karena mereka ingin melakukannya. –Dwight D Eisenhower

Apa sebenarnya motivasi itu? Kata motivasi berasal dari akar kata "motive" atau "motiwum" yang berarti ‘a moving cause’ yang berhubungan dengan ‘inner drive, impulse, intension’. Kata "motive" atau "motif" ini bila berkembang menjadi motivasi, artinya menjadi ’sedang digerakkan atau telah digerakkan oleh sesuatu, dan apa yang menggerakkan itu terwujud dalam tindakan’.

Motivasi adalah faktor yang mendorong orang untuk bertindak dengan cara tertentu. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa motivasi pada dasarnya adalah kondisi mental yang mendorong dilakukannya suatu tindakan (action atau activities) dan memberikan kekuatan (energy) yang mengarah kepada pencapaian kebutuhan, memberi kepuasan ataupun mengurangi ketidakseimbangan. Oleh karena itu tidak akan ada motivasi, jika tidak dirasakan rangsangan-rangsangan terhadap hal semacam di atas yang akan menumbuhkan motivasi, dan motivasi yang telah tumbuh memang dapat menjadikan motor dan dorongan untuk mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan atau pencapaian keseimbangan.

Sayangnya untuk kebanyakan manajer, pekerja yang mereka miliki adalah pekerja yang terpaksa. Dengan demikian, cara selanjutnya yang harus dilakukan adalah menemukan cara untuk mempercepat dorongan di dalam diri mereka menuju kesuksesan. Sebelum mencoba ini, para manajer harus mengetahui berbagai perilaku yang memotivasi mereka.

Bila tujuannya telah diketahui, para manajer dapat (1) memberikan kepada pekerja keterangan yang mereka perlukan untuk melakukan sesuatu pekerjaan yang baik. Ini termasuk tujuan secara keseluruhan dan misi bisnis, pekerja yang perlu dikerjakan oleh Departemen khusus, dan aktivitas kerja tertentu yang mengharuskan berkonsentrasi pada pekerjaan tersebut. Bob Nelson, Wakil Presiden Pusat Penelitian Pengembangan Blanchard dan penulis “1001 Cara Memberikan Imbalan Karyawan”, mengatakan bahwa Komunikasi Yang Terbuka membantu pekerja merasa bahwa mereka berada di dalam keputusan-keputusan penting mengenai bisnis dan membantu mereka untuk memahami prakarsa yang melandasi bisnis tersebut.
Ia menambahkan, informasi itu seharusnya tidak hanya terdapat pada bagian sebelum akhir proyek atau tugas tapi juga terdapat di bagian tengah dan akhir. Dengan kata lain manajer harus (2) memberikan kesempatan umpan balik secara teratur. Seperti Ken Blanchard penulis buku “Manajer Satu Menit”, menekankan, “Pengaruh umpan balik adalah sarapan pagi para juara”.

Mengingat karyawan adalah para ahli pada pekerjaannya, para manajer harus (3) meminta masukan dari karyawan dan melibatkan mereka di dalam keputusan yang mempengaruhi pekerjaan mereka. Suasana komunikasi terbuka dan berbagi komunikasi dua arah lebih memotivasi, jika hal itu menjadi suatu bagian pelengkap dalam menjalankan bisnis. Oleh karena itu perusahaan harus (4) membuat saluran komunikasi yang mudah dipergunakan, sehingga karyawan dapat menggunakannya untuk mengutarakan pertanyaan/kehawatiran mereka dan memperoleh jawaban. Sambungan telepon langsung, kotak saran, forum-forum kelompok kecil, tanya jawab dengan pimpinan dan “politik pintu terbuka” adalah beberapa cara yang dapat mendorong dan membesarkan hati karyawan untuk berbicara terus terang.

Salah satu tujuan terpenting komunikasi terbuka bagi para pimpinan adalah untuk (5) belajar dari para karyawan itu sendiri apa yang memotivasi mereka. Motivator dari dalam diri setiap orang berbeda, serta imbalan atas suatu pekerjaan yang dikerjakan dengan baik harus dibakukan.

Saul Gellerman penulis “Motivating Superior Performance” menambahkan, “Tunjukkan rasa hormatmu terhadap individu dengan menanggapi tanda yang mereka tunjukkan tentang bagaimana mereka ingin diperlakukan dan jenis pekerjaan yang ingin mereka kerjakan.” Para manajer harus (6) mempelajari apa saja kegiatan-kegiatan lain yang pekerja lakukan bila mereka mempunyai waktu luang, dan kemudian menciptakan kesempatan bagi mereka untuk melakukan kegiatan itu secara lebih teratur.

Motivator terbaik adalah bila para manajer (7) memberi selamat secara pribadi kepada karyawan yang melakukan pekerjaan dengan baik. Pemberian selamat ini harus dilakukan khusus dan tepat waktu.. Suatu cara untuk memastikan penghargaan adalah agar para manajer (8) terus menerus memelihara hubungan dengan orang yang mereka bawahi. Bila penghargaan pada karywa tidak dapat dijalankan, para manajer harus (9) menulis Memo secara pribadi kepada mereka tentang hasil kinerja mereka. Karena tulisan tersebut merupakan penghargaan yang nyata, serta dampak atas “perasaan aman” itu berlangsung lama.

Bila manajer (10) menghargai karyawan karena pekerjaan mereka yang baik secara umum. Mereka akan menyatakan bahwa karyawa yang berprestasi mengagumkan telah mendapat perhatian positif dari semua orang. Mengingat kelompok adalah suatu kenyataan yang ada di dalam perusahaan, maka upaya-upaya penghargaan juga harus termasuk di dalamnya dan harus (11) meliputi pertemuan-pertemuan pembentukan moril seperti “merayakan kesuksesan yang dicapai kelompok” dan tidak perlu dibesaar-besarkan cukup dengan memberitahukan kelompok pada waktu yang tepat bahwa mereka telah mengerjakan suatu pekerjaan dengan baik.

Berikut yang diterangkan diatas adalah beberapa cara yang kadang kali di pakai untuk memotivasi karyawan atau bawahan.

peranan media elektronik dalam komunikasi

pada zaman sekarang yang serba maju dan berteknologi canggih,sangatlah penting dirasakan bahwa peranan media elektronik dalam segala hal khususnya dalam komunikasi. Tanpa media sebagai penyalurnya ,komunikasi tak mungkinlah berjalan dengan baik, salah satu media penyalur komunikasi adalah media elektronik. Kita telah mengenal banyak sekali media elektronik, semakin canggih, semakin banyak dan beragam seiring dengan pergantian zaman. Mulai dari media yang satu arah yang dimaksud denga media satu arah adalah media penyalur informasi tanpa perlu adanya feedback dari si penerima atau dengan kata lain tidak terjadinya interaksi saling “mengobrol” antara lain seperti televisi,radio taupun internet, disini ada pengecualian untuk internet karena prkembangan zaman pemakai internet pun dapat berkomunikasi dua arah. Untuk komunikasi dua arah atau lebih ini lebih ditujukan pada “penerima” dan “pengirim”, maksudnya adalah akan terjadi suatu interaksi atau terjadinya feedback antara kedua belah puhak tersebut. Media penyalur dua aarah ini juga banyak antara lain seperti telefon atau handphone. Lebih di tekankan pada handphone, tak bisa di pungkiri lagi alat atau media ini sangatlah penting serta sangat berguna bagi orang-orang zaman sekarang, banyak pula manfaat dari media elektronik ini dalam dunia perkomunikasian. Tapi untuk diingat bahwa semua alat atau media yang di buat oleh tangan manusia pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan serta dampak positif atau negatif karena tidak ada yang sempurna di dunia ini.

Sedikit memaparkan dampak positif dan dampak negatif dari media elektronik yang di gunakan dalam komunikasi antara lain media elektronik handphone. Dampak yang positif yang dirasakan adalah sangat praktis membantu kita dalam berkomunikasi,menyampaikan pesan seperti pesan singkat atau menelepon jika ada kepentingan yang mendesak tidak peduli jarak dan waktu pasti pesan tersebut sampai dengan cepat dengan kata lain sangatlah menghemat waktu dan tenaga. Coba bayangkan kalau pesan tersebut harus kita sampaikan lewat surat,telegrapg atau peger seperti pada zaman dahulu,sangatlah tidak praktis dan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Kita juga dapat mempererat tali persaudaraan dengan banyak berkomunikasi lewat hp. Apalagi pada zaman sekarang yang telah tersedia banyak fitur yang beragam dalam hp, dan aplikasi seperti opera mini yang dapat membantu lebih dalam mencari informasi. Selain dampak positif ,ada pula dampak negatifnya,antara lain dampak negatif dari handphone yaitu membuat kita menjadi boros, boros disini adalah dalam hal finansial, sangatlah wajar kita menjadi boros karena kita harus membeli pulsa untuk bisa bekomunikasi,bukan?!

Yang lainnya juga dapat membuat kita menjadi malas, karena tak bisa di pungkiri terkadang mempunyai alat ini membuat kita bersms ria atau manjadi terlalu sering bertelefon.. tanpa mengerjakan hal yang lain yang mungkin lebih penting. Adapun yang telah disinggung diatas bahwa dalam handphone pun di sediakan aplikasi internet..hal ini pun yang membuat kita lupa waktu.

Sekarang menyinggung sedikit akan dampak positif dan dampak negatif dari media eletronik yang lain yaitu lebih dikhususkan adalah internet karena internet adalah media elektronik yang seringa kali di pakai dalam berkomunikasi baik untuk anak-anak sampai dewasa. Internet telah berkembang pesat dan menjadi media yang paling bermanfaat untuk mengembangkan diri seseorang. Namun, Internet selain memiliki manfaat yang besar untuk menambah wawasan maupun mencari teman, ada juga sisi negatif dari Internet. Beberapa dampak negatif dari Internet memang kadang tersembunyi, namun secara perlahan dan pasti dapat merusak moral dan mental seseorang.Jika bagi orang dewasa, Internet dapat memiliki dampak negatif, apalagi bagi anak-anak dan remaja. Beberapa situs web di Internet yang berisi materi pornografi dapat dengan mudah diakses siapapun dengan bebas. Itu yang menyebabkan pembentukan karakter seorang anak dan remaja bisa ke arah negatif.Selain itu, banyak sekali pemangsa seksual yang siap mencari mangsa yaitu anak-anak dan ABG di Internet. Mereka biasanya mencari mangsa mereka melalu jaringan pertemanan sosial di Internet seperti Facebook, MySpace dan Friendster. Setelah menemukan mangsa mereka, para penjahat Internet ini akan mulai mencoba merayu.

Sedikit paparan diatas tentang beberapa media elektronik yang sering dipakai dalam dunia telekomunikasi. Efektif atau tidaknya suatu media tersebut tergantung pada kita sebagai user, kalau kita menggunakan media tersebut secara tepat dan positif, pasti akan efektif juga gunanya untuk berkomunikasi, jika tidak, akan berkebalikan yaitu ketidakefektifan suatu media.

sekilas tentang struktur organisasi

Pembahasan kali ini lebih menekankan kepada struktur beserta tipe organisasi yang di pakai dalam sebuah organisasi. Penjabaran singkat ini merupakan lanjutan dari tugas yang diberikan dalam mata kuliah TOERI ORGANISASI UMUM.

Organisasi merupakan Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokan.Yang dimaksud dengan pengelompokan disini adalah sesuatu hal yang positif dengan tujuan yang positif pula.

Dalam organisasi ini pula diperlukan tata kerja yang berfungsi sebagai Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien

Saya mempunyai sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang social. Bisa di katakana sebuah organisasi karena di bentuk untuk mencapai suatu tujuan positif dan di dalamnya terdapat sekelompok orang dengan pembagian tugas masing2,tata kerja dan terdapat adanya sebuah manajemen didalamnya . Manajemen ini tidak dapat dipisahkan dalam berjalannya sebuah organisasi.

Organisasi ini kami namakan dengan RUMAH BELAJAR KITA.

Di tujukan untuk membantu pendidikan anak-anak yang kekurangan dalam bidang financial,yang kami rasakan untuk saat ini sangatlah mahal.

Dalam Organisasi RUMAH BELAJAR KITA, kami menawarkan beberapa macam program pengajaran yang kami rasa cukup membantu. Dalam organisasi ini pula dapat dilihat tipe struktur yang di pakai :

Matrix Organization Structure, yakni struktur organisasi gabungan dari Functional dan lini. Berikut adalah beberapa penjelasan tentang tipe ini :

  • Terdapat pembagian berdasarkan kegiatan yang sedang dijalankan
  • Namun tetap menggunakan SDA dari tiap divisi yang kesemuanya secara bersama-sama menangani semua kegiatan
  • Pemanfaatan SDA-nya efisien karena anggota mempunyai pekerjaan yang tetap walau kegiatan telah selesai
  • Komunikasi dan sharing antar divisi lebih baik dibandingkan dengan tipe fungsional

  • Pembagian SDA harus jelas untuk setiap kegiatannya, jangan sampai terjadi “rebutan SDA”
  • Setiap anggota berkecimpung di setiap kegiatan yang ada, sesuai dengan lingkup masing2.

Mengapa masuk kedalam tipe organisasi tersebut? Menurut saya, karena dalam organisasi ini bias di lihat jelas pembagian kerjanya ada yang sebagai pengajar, bidang administrasi, dan bertindak sebagai manajer sebagai pimpinnya.

Demikianlah penjabaran singkat diatas yang merupakan sebuah pendapat atau pemikiran personal.

Powered By Blogger